Persis Solo Menang Perdana di Manahan usai Tekuk Persik Kediri 2-1

Persis Solo Menang Perdana di Manahan usai Tekuk Persik Kediri 2-1
Persis Solo meraih kemenangan perdananya musim ini di Manahan saat menjamu Persik Kediri pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Minggu (1/3/2026) malam. (Istimewa)

Nusatime.com, SOLO — Persis Solo meraih kemenangan perdananya musim ini di Manahan saat menjamu Persik Kediri pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Minggu (1/3/2026) malam. Laskar Sambernyawa menang dramatis 2-1 meski harus bermain dengan 10 orang.

Gol Persis Solo dicetak Bruno Gomes di menit ke-25 sebelum memastikan kemenangan melalui Roman Paparyha pada menit ke-85. Sedangkan gol dari Persik Kediri Jose Enrique di menit ke-31.

Laskar Sambernyawa bermain dengan 10 pemain usai Althaf Indie mendapatkan kartu merah di menit ke-83. Kredit harus diberikan kepada M. Riyandi yang menepis satu penalti dan dua penyelamatan penting usai masuk di babak kedua.

Hasil ini membawa Persis Solo sementara ini naik ke posisi 17 klasemen dengan 16 poin menggeser Semen Padang yang kalah head to head.

Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, tim asuhan Milomir Seslija tampil agresif sejak awal. Persis Solo rumah membuka keunggulan pada menit ke-22 lewat Bruno Gomes. Bermula dari umpan matang Dimitri Lima Souza yang mengirimkan umpan matang ke kotak penalti eks pemain Semen Padang ini mengecoh kiper Persik Kediri, Leo Navacchio.

Tetapi, keunggulan itu tak bertahan lama. Persik Kediri menyamakan kedudukan pada menit ke-31 melalui Jose Enrique. Gol bermula dari umpan silang Ezra Walian dari sisi kiri membuat pertahanan Persis Solo kalang kabut dan membuat Enrique terlepas dari jebakan offside dan menaklukkan kiper Persis Solo Vukasin Vranes dari jarak dekat.

Persis Solo punya dua peluang untuk unggul di babak pertama melalui Roman Paparyha yang sayang tak berujung gol.

Skor 1-1 menutup paruh laga.

Di babak kedua, Milomir Seslija memasukkan Irfan Jauhari menggantikan Alfriyanto Nico, Jefferson menggantikan Dimitri Lima dan M Riyandi menggantikan Vukasin Vranes. Ketiganya punya peran penting di babak kedua.

Drama terjadi pada menit ke-85. Persik Kediri mendapat hadiah penalti setelah Althaf Indie dinilai melakukan handsball di depan garis gawang. Wasit langsung menunjuk titik putih dan mengganjar Althaf dengan kartu merah.

Ezra Walian yang maju sebagai algojo gagal menjalankan tugasnya. Sepakannya mampu dibaca dan ditepis dengan gemilang oleh Muhammad Riyandi. Selang tak lama, Riyandi kembali menepis peluang emas Persik Kediri. 

Justru Persik Kediri mendapatkan petaka tak lama berselang. Paparyha memanfaatkan sapuan tak sempurna lini belakang Persik Kediri dan melepaskan bola lob yang tak mampu dijangkau Navacchio. Stadion Manahan pun bergemuruh.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Persis Solo tetap bertahan.

Leave a Reply