Kuota Haji Sukoharjo di Sukoharjo 747: Termuda dari Baki, Tertua Kartasura

Kuota Haji Sukoharjo di Sukoharjo 747: Termuda dari Baki, Tertua Kartasura
Jemaah haji asal Kabupaten Purbalingga melakukan sujud syukur saat tiba di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jumat (13/6/2025). (Daerah/Joseph Howi Widdo)

Nusatime.com, SUKOHARJO — Sebanyak 747 calon haji asal Kabupaten Sukoharjo dibagi dalam lima kelompok terbang (kloter), terdiri atas empat kloter reguler dan satu kloter terakhir atau sapu jagat. Calon haji termuda berasal dari Kecamatan Baki, sedangkan calon haji tertua berasal dari Kecamatan Kartasura.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Sukoharjo, Abdul Rochman, mengatakan empat kloter reguler tersebut adalah kloter 62, 63, 64, dan 67. Calon haji pada kloter 62 bergabung dengan Kabupaten Klaten, sedangkan kloter 67 bergabung dengan Kabupaten Sragen.

“Dua kloter reguler, yakni kloter 63 dan 64, tidak bergabung dengan daerah lain karena seluruh jemaah berasal dari Sukoharjo. Sementara itu, satu calon haji bergabung dengan jemaah dari daerah lain dalam kloter sapu jagat,” kata Abdul, Senin (13/4/2026).

Calon haji termuda berasal dari Kecamatan Baki bernama Maetza Kirana Azzahra yang saat menunaikan ibadah haji berusia 21 tahun tujuh bulan. Adapun calon haji tertua berasal dari Kecamatan Kartasura bernama Miatin Maniyo yang berusia 88 tahun 11 bulan.

Para calon haji asal Kabupaten Sukoharjo akan didampingi empat petugas haji daerah (PHD) selama menjalankan ibadah di Makkah. Keempat PHD tersebut bertugas memberikan pelayanan ibadah, kesehatan, serta layanan umum kepada jemaah.

“Petugas haji daerah akan memberikan perhatian khusus terhadap kondisi calon haji berisiko tinggi sejak pemberangkatan hingga kepulangan ke Tanah Air, terutama dari aspek kesehatan selama berada di Tanah Suci,” ujar Abdul.

Sebelum berangkat, para calon haji diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis dan influenza untuk mencegah penyakit menular. Vaksinasi tersebut menjadi salah satu syarat wajib bagi calon haji yang akan menunaikan rukun Islam kelima.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Tri Tuti Rahayu, mengatakan para calon haji telah menerima vaksin meningitis dan polio pada pekan lalu. Bagi calon haji yang berhalangan hadir, vaksinasi dapat dilakukan di puskesmas terdekat.

Adapun vaksinasi influenza bagi calon haji direncanakan berlangsung pada akhir April. “Vaksin meningitis dan polio tersedia di puskesmas. Calon haji yang belum menerima vaksin tersebut dapat datang langsung ke puskesmas terdekat,” ujar Tri Tuti.

Leave a Reply