Satu Dekade Diterjang Banjir, Ratusan Orang Bersihkan Kali Gentan Sukoharjo

Satu Dekade Diterjang Banjir, Ratusan Orang Bersihkan Kali Gentan Sukoharjo
Masyarakat dan relawan kerja bakti membersihkan sampah di sungai di Desa Gentan, Kecamatan Baki, Minggu (30/8/2026).

Nusatime.com, SUKOHARJO — Ratusan warga, relawan bencana alam, dan anggota TNI berjibaku mengangkat sedimen dan membersihkan sampah di Kali Gentan, wilayah Desa Gentan, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Minggu (30/8/2026).

Aksi tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko banjir, terutama di wilayah Dusun Widororejo, Desa Gentan, yang selama ini rawan terdampak luapan sungai saat musim penghujan.

Kegiatan bersih-bersih diawali dengan apel bersama di lahan kosong wilayah Dusun Widororejo. Selepas apel, masyarakat, relawan, dan anggota TNI langsung menuju sungai dengan membawa berbagai peralatan, seperti sekop, cangkul, hingga gerobak dorong atau angkong.

Mereka mengangkat sedimen berupa material padat, seperti tanah bercampur lumpur, yang mengendap di dasar sungai. Sementara itu, warga dan relawan membersihkan sampah yang berada di pinggir sungai.

Ketua Relawan Korwil Baki, Sentot Maryanto, mengatakan Dusun Widororejo merupakan daerah yang rawan terdampak banjir selama 10 tahun terakhir atau satu dekade. Saat hujan lebat dengan intensitas tinggi turun, air sungai dapat meluap hanya dalam hitungan menit.

“Kami menginisiasi aksi bersih-bersih sedimen dan sampah di sungai sebelum datangnya musim penghujan. Justru, waktu paling efektif saat musim kemarau seperti sekarang ini,” kata dia.

Sentot menyebut kali terakhir wilayah Dusun Widororejo, Desa Gentan, Baki terdampak banjir pada April 2026. Kala itu, luapan air sungai merendam rumah penduduk dan jalan perkampungan dengan ketinggian banjir diperkirakan selutut orang dewasa.

Selain tingginya curah hujan, pendangkalan sungai akibat sedimentasi membuat air tidak dapat mengalir dengan lancar. Dalam hitungan menit, ketinggian air sungai bertambah signifikan hingga meluap ke permukiman penduduk.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo,” ujar dia.

Bersihkan Sungai Sebelum Musim Hujan

Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo, Ariyanto Mulyatmojo, mengatakan aksi bersih-bersih sungai merupakan bagian dari upaya mengurangi risiko bencana banjir.

Dia mengapresiasi inisiatif relawan dan masyarakat yang membersihkan sampah serta sedimen sungai sebelum memasuki musim penghujan.

“Upaya meningkat kesadaran masyarakat untuk menjaga ekosistem sungai terus dilakukan secara terus menerus. Terutama di daerah rawan banjir saat musim penghujan,” kata dia.

Leave a Reply