Nusatime.com, PURWOKERTO-Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus mematangkan persiapan agenda Pengukuhan Empat Guru Besar yang dijadwalkan akan berlangsung pada pertengahan April 2026.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat resmi yang digelar di Ruang Rapat Rektorat Lantai 2 pada Rabu (8/4/2026) yang dipimpin langsung Wakil Rektor I UIN Saizu Purwokerto, Prof. Suwito. Rapat ini dihadiri oleh Kepala Biro AUPK, Kepala Bagian Umum dan Akademik, para koordinator tim kerja, serta calon guru besar yang akan dikukuhkan.
Agenda ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar, tertib, dan khidmat. Dalam pemaparannya, Wakil Rektor I UIN Saizu Purwokerto, Prof. Suwito menyampaikan bahwa pengukuhan guru besar akan dilaksanakan pada Selasa (14/4/2026) pukul 08.00-11.00 WIB di Auditorium Utama UIN Saizu Purwokerto.
Sebanyak empat akademisi dari Fakultas Syariah akan dikukuhkan sebagai guru besar, yaitu: Prof. Supani, Prof. Haryanto, Prof. Achmad Siddiq dan Prof. Nita Triana. Pengukuhan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik para dosen sekaligus memperkuat posisi UIN Saizu sebagai perguruan tinggi berbasis riset dan pengembangan keilmuan.
Untuk mendukung kesuksesan acara, panitia telah membentuk enam seksi kerja yang masing-masing memiliki tanggung jawab spesifik. Pembagian tugas ini dinilai krusial untuk memastikan koordinasi berjalan efektif serta setiap detail acara dapat ditangani secara profesional.
Enam seksi kerja itu antara lain, Kesekretariatan (Koordinator: Fauziyah), Seksi Acara (Koordinator: Safrudin Aziz), Seksi Konsumsi (Koordinator: Kusmiatun), Seksi Perlengkapan dan Tempat (Koordinator: Tri Wahyono), Seksi Protokoler dan Tamu (Koordinator: Hargiyanto) serta Seksi Dekorasi dan Dokumentasi (Koordinator: Muchammad Fadlan).
Prosesi pengukuhan akan dilaksanakan melalui Sidang Terbuka Senat Akademik dengan rangkaian acara yang telah disusun secara sistematis. Kegiatan akan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan masuknya senat, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta doa.
Selanjutnya, acara akan diisi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UIN Saizu oleh paduan suara kampus. Rapat senat kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua Senat Akademik. Agenda inti meliputi pembacaan Surat Keputusan (SK) pengangkatan guru besar, pemaparan biodata singkat, serta penayangan video profil masing-masing calon guru besar.
Puncak acara ditandai dengan penyampaian orasi ilmiah oleh keempat profesor, yaitu Prof. Haryanto, Prof. Supani, Prof. Achmad Siddiq, dan Prof. Nita Triana. Setelah itu, Rektor UIN Saizu, Prof. Ridwan akan mengukuhkan secara resmi para guru besar, dilanjutkan dengan amanat rektor, penutupan rapat senat, sesi foto bersama, serta pemberian ucapan selamat dari tamu undangan.
Dalam rapat persiapan, Prof. Suwito memberikan sejumlah arahan penting terkait pelaksanaan orasi ilmiah. Ia menekankan agar para calon guru besar dapat menyampaikan pidato secara efektif dan tidak berlarut-larut.
Salah satu poin yang disoroti adalah pentingnya menjaga stabilitas emosi saat menyampaikan orasi. Ia mengimbau agar penyebutan pihak-pihak yang berjasa, seperti orang tua atau keluarga, tidak dilakukan secara berlebihan agar tidak mengganggu kelancaran pidato.
Selain itu, bagian pembuka pidato yang berisi penyebutan tamu undangan diharapkan dapat disampaikan secara ringkas. Sementara pada bagian penutup, para guru besar dipersilakan untuk memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam perjalanan akademik mereka.
Durasi orasi ilmiah dibatasi maksimal 15 menit untuk menjaga efektivitas waktu. Sebagai tahap akhir persiapan, UIN Saizu akan menggelar gladi bersih pada Senin (13/4/2026) pukul 13.00 WIB di Auditorium UIN Saizu Purwokerto.
Seluruh panitia dan calon guru besar diwajibkan hadir dalam gladi bersih ini guna memastikan kesiapan teknis, mulai dari alur acara hingga koordinasi di lapangan. Pengukuhan guru besar merupakan salah satu indikator penting dalam peningkatan kualitas akademik perguruan tinggi.
Dengan bertambahnya jumlah profesor, diharapkan UIN Saizu mampu memperluas kontribusi dalam bidang penelitian, pengabdian masyarakat, serta pengembangan ilmu pengetahuan.
Kegiatan ini juga menjadi simbol pengakuan atas dedikasi dan capaian akademik para dosen dalam mengembangkan keilmuan di bidangnya masing-masing.
Melalui persiapan yang matang, pihak kampus berharap seluruh rangkaian acara pengukuhan dapat berlangsung lancar dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta dan tamu undangan.
Selain itu, momen ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas diri dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia. (NA)

Leave a Reply