UIN Saizu Perkuat Sinergi dengan Media Lewat FGD Strategi Media Relation 2026

UIN Saizu Perkuat Sinergi dengan Media Lewat FGD Strategi Media Relation 2026
UIN Saizu Purwokerto melalui Tim Kerja Hubungan Masyarakat menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema Strategi Media Relation dalam Meningkatkan Citra Media terhadap Perguruan Tinggi pada Rabu (13/5/2026). (Istimewa)

Nusatime.com, PURWOKERTO-UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto melalui Tim Kerja Hubungan Masyarakat menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema Strategi Media Relation dalam Meningkatkan Citra Media terhadap Perguruan Tinggi pada Rabu (13/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat eks LPM, Gedung Rektorat UIN Saizu Purwokerto Lantai 4 ini diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari wartawan media cetak, online, radio, televisi dan pengelola media sosial dari wilayah Kabupaten Banyumas dan sekitarnya.

FGD menghadirkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyumas, Lilik Darmawan sebagai pemateri utama dengan moderator Ustad Muqorobbin yang juga merupakan pengurus PWI Banyumas, sekaligus Ketua Tim Pemberitaan Radio Republik Indonesia (RRI) Purwokerto.

Acara turut dihadiri Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Prof. Sunhaji, serta Ketua Tim Kerja Humas UIN Saizu Purwokerto, Safrudin Aziz.

Dalam sambutannya, Prof. Sunhaji menyampaikan apresiasi kepada insan media yang selama ini turut mendukung publikasi berbagai capaian UIN Saizu. Ia juga mengingatkan pentingnya validitas data dan penggunaan sumber autentik di tengah maraknya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia jurnalistik maupun akademik.

Suasana Focus Group Discussion (FGD) bertema Strategi Media Relation dalam Meningkatkan Citra Media terhadap Perguruan Tinggi yang diadakan UIN Saizu Purwokerto melalui Tim Kerja Hubungan Masyarakat pada Rabu (13/5/2026). (Istimewa)
Suasana Focus Group Discussion (FGD) bertema Strategi Media Relation dalam Meningkatkan Citra Media terhadap Perguruan Tinggi yang diadakan UIN Saizu Purwokerto melalui Tim Kerja Hubungan Masyarakat pada Rabu (13/5/2026). (Istimewa)

Sementara itu, Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam membangun citra dan memperkuat eksistensi perguruan tinggi di ruang publik. “Sehebat apapun perguruan tinggi kalau tidak ditopang oleh media, tidak ada apa-apanya. Bahkan sesuatu yang remeh jika diekspos media menjadi luar biasa,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan kemitraan antara kampus dan media perlu terus diperkuat melalui kolaborasi yang saling mendukung dan berkelanjutan. Ia juga menyebut derasnya pemberitaan positif turut membawa dampak baik terhadap citra UIN Saizu di tingkat nasional.

Pada sesi pemaparan materi, Lilik Darmawan menyoroti tantangan besar dunia jurnalistik di tengah disrupsi teknologi AI. Menurutnya, media saat ini tidak hanya bersaing dengan sesama media konvensional, tetapi juga dengan algoritma digital dan sistem produksi konten otomatis yang serba cepat.

Ia menjelaskan bahwa perubahan tersebut menuntut humas perguruan tinggi untuk lebih adaptif dalam membangun strategi komunikasi publik. Penyampaian informasi tidak lagi cukup hanya cepat, tetapi juga harus akurat, relevan, dan mampu membangun kepercayaan publik.

“AI bisa membantu mempercepat kerja jurnalistik dan kehumasan, tetapi ada hal yang tidak bisa digantikan oleh AI, yaitu integritas, etika, dan sentuhan manusia,” jelasnya.

Dalam materinya, Lilik juga menekankan pentingnya hubungan yang sehat antara media dan institusi pendidikan. Menurutnya, kampus perlu memahami kebutuhan media, sementara media juga perlu memperoleh akses informasi yang valid dan terbuka dari perguruan tinggi.

Dia menambahkan bahwa kepercayaan publik terhadap institusi tidak dibangun melalui pencitraan semata, melainkan melalui konsistensi informasi yang transparan dan dapat diverifikasi. FGD kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif yang membahas regulasi penggunaan AI dan tantangan dunia jurnalistik di era digital.

Menutup kegiatan, Ketua Tim Kerja Humas UIN Saizu Safrudin Aziz menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta dan berharap forum serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin. “Nanti kita agendakan secara rutin. Barangkali nanti ada tema-tema untuk mengisi dan mengevaluasi,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, UIN Saizu berupaya memperkuat hubungan kemitraan dengan media sebagai bagian penting dalam pengembangan citra institusi. Di tengah perkembangan teknologi digital dan disrupsi AI, kolaborasi antara perguruan tinggi dan media dinilai menjadi langkah strategis untuk menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (NA)

Leave a Reply