Nusatime.com, SOLO—Transformasi digital terus dilakukan UIN Surakarta melalui peluncuran IT Master Plan Quantum Smart Campus 2026–2034.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (08/09/2026) di Aula Sambernyawa Gedung Lembaga Lantai 2 UIN Surakarta. Peluncuran tersebut mengusung tema “Penguatan Transformasi Digital melalui Masterplan Teknologi Informasi dan Pangkalan Data.”
Agenda ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem teknologi informasi kampus yang terintegrasi.
Kegiatan dihadiri Rektor UIN Surakarta Prof. Dr. Toto Suharto, M.Ag., bersama Wakil Rektor I, II, dan III. Selain itu, Kepala TIPD UIN Surakarta Prof. Dr. H. Abdul Matin bin Salman, Lc., M.Ag., turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Peserta kegiatan berasal dari pengelola akademik, kemahasiswaan, kepegawaian, dan keuangan. Mereka mewakili fakultas serta berbagai unit kerja di lingkungan UIN Surakarta. Peluncuran master plan menjadi bagian penting dari pengembangan tata kelola digital UIN Surakarta.
Melalui master plan tersebut, pengembangan teknologi diarahkan agar lebih terencana dan berkelanjutan.
IT Master Plan Quantum Smart Campus 2026–2034 dirancang sebagai pijakan transformasi digital jangka panjang. Dokumen tersebut diharapkan mampu memberikan arah pengembangan teknologi informasi kampus.
Melalui master plan, kebutuhan teknologi dapat dipetakan berdasarkan prioritas dan kebutuhan institusi. Data juga menjadi bagian penting dalam mendukung pengambilan keputusan.
Selanjutnya, setiap layanan digital diharapkan dapat mendukung kebutuhan akademik dan administratif kampus.
Integrasi menjadi salah satu tujuan utama dalam pengembangan teknologi tersebut. Selama ini, berbagai platform aplikasi telah digunakan untuk mendukung aktivitas sivitas akademika. Platform tersebut mencakup berbagai kebutuhan layanan pada fakultas dan unit kerja.
Namun, keberagaman aplikasi membutuhkan arah pengembangan yang lebih terintegrasi. Karena itu, master plan teknologi informasi disusun sebagai pedoman bersama.
Dengan demikian, pengembangan aplikasi tidak berjalan secara terpisah antarunit. Setiap sistem diharapkan dapat terhubung dalam ekosistem digital UIN Surakarta.
Reformasi Digital Memberi Kemudahan
Kepala TIPD UIN Surakarta Prof. Dr. H. Abdul Matin bin Salman menekankan pentingnya integrasi sistem. “Transformasi digital harus memberikan kemudahan bagi seluruh pengguna layanan kampus,” jelasnya seperti dikutip Selasa (8/9/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh unit dalam mewujudkan kampus digital. Setiap pengelola layanan memiliki peran dalam proses transformasi tersebut.
Di sisi lain, integrasi sistem juga diharapkan meningkatkan efisiensi pengelolaan data. Proses kerja dapat dilakukan secara lebih terarah melalui dukungan teknologi.
Platform aplikasi yang dimiliki UIN Surakarta nantinya diharapkan dapat diselaraskan dalam master plan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem digital yang lebih terpadu.
Pengembangan Quantum Smart Campus tidak hanya berorientasi pada teknologi. Transformasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kualitas pelayanan institusi.
Keterlibatan berbagai pengelola unit menjadi faktor penting dalam proses implementasinya. Masukan dari pengguna layanan diperlukan agar sistem yang dikembangkan benar-benar relevan.
Kemudian, kolaborasi antarunit akan memperkuat proses integrasi data dan aplikasi. Sinergi tersebut dapat menciptakan layanan yang lebih efektif bagi sivitas akademika.
Dalam jangka panjang, UIN Surakarta diharapkan memiliki ekosistem digital yang semakin terpadu. Sistem tersebut dapat mendukung kebutuhan akademik, administrasi, dan pelayanan kelembagaan.
Oleh karena itu, IT Master Plan Quantum Smart Campus 2026–2034 menjadi investasi strategis bagi masa depan kampus.
Implementasinya membutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh unsur UIN Surakarta. Melalui langkah tersebut, transformasi digital diharapkan tidak sekadar menghadirkan aplikasi baru.
Transformasi diarahkan untuk menciptakan layanan kampus yang terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan.
UIN Surakarta terus mendorong pemanfaatan teknologi untuk menghadirkan tata kelola kampus yang semakin modern. Seluruh sivitas akademika diharapkan dapat menjadi bagian dari perjalanan menuju Quantum Smart Campus. (NA)

Leave a Reply