Nusatime.com, SOLO — Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani telah memberikan arahan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengantisipasi fasilitas di ruang publik disalahgunakan oleh oknum pasangan yang melakukan kontak fisik berlebihan hingga mengganggu kenyamanan pengunjung lain.
Arahan tersebut disampaikan setelah muncul beberapa kejadian pasangan melakukan kontak fisik berlebihan di ruang publik Kota Solo. Terbaru, petugas Taman Balekambang Solo menegur sepasang kekasih yang diduga melakukan kontak fisik berlebihan hingga mengganggu kenyamanan pengunjung lain.
“Iya sudah. Tadi langsung saya koordinasikan kepada dinas terkait,” kata dia kepada Espos di Stadion Manahan, Solo, Selasa (18/8/2026).
Astrid mencontohkan koordinasi dilakukan dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Solo terkait penempatan kursi taman. Menurutnya, fasilitas tersebut sebaiknya ditempatkan di lokasi yang terbuka dan ramai digunakan masyarakat, bukan di tempat yang sepi.
“Jadi difokuskan pada tempat yang terbuka dan terang, tidak yang gelap,” jelas Astrid.
Kursi Taman Difokuskan di Area Terbuka
Astrid mengatakan Pemkot Solo menerima bantuan 13 unit kursi taman dari Lions Club Solo Bengawan sebagai upaya memperkuat kualitas ruang publik sekaligus mendorong interaksi sosial masyarakat. Bantuan tersebut secara resmi diterima Wakil Wali Kota Solo di Taman Bermain Anak Stadion Manahan, Selasa (18/8/2026).
Lions Club Solo Bengawan menyerahkan hibah kursi melalui kampanye sosial Duduk Bareng Solo: Satu Kursi, Seribu Cerita. Astrid mengatakan pihaknya telah beberapa kali berkomunikasi dengan Lions Club Solo Bengawan dan mengapresiasi berbagai program yang dijalankan organisasi tersebut.
“Kami sudah beberapa kali berkomunikasi dengan Lions Club Solo Bengawan dan sangat mengapresiasi karena program-program yang dijalankan ada delapan program delapan pilar,” papar dia.
Menurut Astrid, program Lions Club Solo Bengawan selaras dengan sejumlah program Pemkot Solo. Penambahan fasilitas berupa kursi taman dinilai dibutuhkan seiring semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan ruang publik di Kota Solo.
“Kursi ini sangat pasti sangat dirasakan bermanfaat oleh masyarakat. Kami lihat ruang publik di Solo semakin banyak didatangi masyarakat, tak hanya warga Solo namun dari luar kota,” ujar dia.

Leave a Reply