Nusatime.com, SOLO – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyalurkan bantuan sembako kepada warga melalui Masjid Raya Sheikh Zayed, Solo, Selasa (17/3/2026). Total ada 2.000 paket sembako yang dibagikan kepada warga Solo.
Direktur Masjid Raya Sheikh Zayed KH Munajat menjelaskan Masjid Raya Sheikh Zayed bekerja sama dengan Pemkot Solo menyalurkan bantuan sembako kepada warga. Pembagian dilakukan pukul 13.00 WIB.
“Sebelumnya kami dihubungi untuk membagikan 2.000 paket sembako. Karena tahun lalu juga sama membagikan paket sembako,” kata dia melalui telepon kepada Espos, Selasa (17/3/2026) sore.
Dia menjelaskan pembagian sembako kepada warga sekitar Masjid Raya Sheikh Zayed berlangsung lancar dan tertib. Petugas gabungan membantu menyalurkan paket sembako serta membantu keamanan.
Dia mengatakan paket bantuan dari Wapres berupa beras 5 Kg, minyak goreng satu liter, dan gula pasir satu kilogram. Terdapat tenda khusus untuk menukarkan kupan dengan sembako di Masjid Raya Sheikh Zayed.
Menurut dia, penyaluran paket sembako dilakukan sebelum Lebaran 2026 agar bisa digunakan warga untuk kebutuhan hari raya. Penyaluran paket sembako dari Wapres tahun lalu dilakukan saat Lebaran.
“Kalau seperti tahun lalu ada beberapa kendala, pas Lebaran beberapa orang yang terdaftar itu malah enggak hadir karena mungkin sudah ada yang sudah jalan-jalan atau mudik dengan keluarganya,” papar dia.
Dia mengatakan program pembagian paket buka puasa pada Ramadan segera berakhir di Masjid Raya Sheikh Zayed. Pengurus Masjid Raya Sheikh Zayed akan siap menggelar salat Idulfitri 2026. Persiapan salat Idulfitri lebih sederhana dibandingkan dengan program buka puasa bersama.
Diberitakan Espos sebelumnya, masjid hibah dari Pemerintah Uni Emirat Arab itu menyediakan 14.000 paket menu setiap harinya untuk buka puasa. Penyediaan menu buka puasa ini merupakan komitmen manajemen masjid untuk memastikan tidak ada satu pun jamaah, baik musafir maupun warga lokal, yang melewatkan momen berbuka puasa tanpa hidangan yang layak.
Munajat menerangkan 14.000 porsi tersebut dibagi menjadi dua, yakni 7.000 porsi makanan berat dan 7.000 porsi lainnya takjil. “Makanan berat nanti akan berganti menu setiap harinya. Termasuk untuk takjil rencananya ada 30-an jenis menu. Kami tidak ingin jamaah merasa bosan, makanya kami ganti terus menunya,” kata dia.

Leave a Reply