Harta Kekayaan Bupati Gatut yang Terjaring OTT KPK Rp20 M, Punya 18 Kendaraan

Harta Kekayaan Bupati Gatut yang Terjaring OTT KPK Rp20 M, Punya 18 Kendaraan
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo (kanan) mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Minggu (12/4/2026) dini hari. (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/YU)

Nusatime.com, TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan di wilayah setempat pada Jumat (10/4/2026). Sosok Gatut pun menjadi perbincangan publik, dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Gatut tercatat memiliki harta dengan total Rp20,3 miliar.

Harga kekayaan Gatut didominasi dengan tanah dan bangunan serta alat transportasi dan mesin. Dalam LHKPN KPK itu, Gatut tercatat baru melaporkan harta kekayaan pada 3 Maret 2026.

Berikut ini rincian harta kekayaan Bupati Gatut:

Tanah dan bangunan dengan total Rp14,5 miliar, rinciannya:

1.        Tanah dan bangunan seluas 346 m2/150 m2 di Tulungagung Rp205,9 juta

2.        Tanah dan bangunan seluas 180 m2/150 m2 di Surabaya Rp1,8 miliar

3.        Tanah dan bangunan seluas 144 m2/120 m2 di Tulungagung Rp333 juta

4.        Tanah seluas 3.045 m2 di Tulungagung Rp1,8 miliar

5.        Tanah seluas 2.4994 m2 di Tanah Laut Rp1,8 miliar

6.        Tanah seluas 787 m2 di Tulungagung Rp633 juta

7.        Tanah dan bangunan seluas 860 m2/56 m2 di Tulungagung Rp716,6 juta

8.        Tanah dan bangunan seluas 312 m2/200 m2 di Tulungagung Rp304 juta

9.        Tanah seluas 1.280 m2 di Tulungagung Rp422 juta

10.  Tanah seluas 2.199 m2 di Tulungagung Rp304 juta

11.  Tanah seluas 560 m2 di Tulungagung Rp200 juta

12.  Tanah dan bangunan seluas 426 m2/316 m2 di Tulungagung Rp1,5 miliar

13.  Tanah seluas 280 m2 di Trenggalek Rp98 juta

14.  Tanah seluas 848 m2 di Tulungagung Rp504,7 juta

15.  Tanah dan bangunan seluas 2.786 m2/929 m2 di Tulungagung Rp1,6 miliar

16.  Tanah seluas 1.048 m2 dua Trenggalek Rp249,5 juta

17.  Tanah dan bangunan seluas 795 m2/200 m2 di Tulungagung Rp770,8 juta

18.  Tanah dan bangunan seluas 1.940 m2/425 m2 di Tulungagung Rp1,3 miliar

19.  Tanah seluas 425 m2 di Trenggalek Rp110 juta

20.  Tanah seluas 1.948 m2 di Tulungagung Rp300 juta

Alat transportasi dan mesin, rinciannya:

1.        Mobil Toyota Alphard tahun 2021 Rp800 juta

2.        Mobil Toyota Innova Zenix tahun 2024 Rp600 juta

3.        Mobil Toyota Innova tahun 2021 Rp450 juta

4.        Mitsubishi Truk tahun 2009 Rp37,5 juta

5.        Mitsubishi Truk tahun 2001 Rp37,5 juta

6.        Mitsubishi Truk tahun 2007 Rp45 juta

7.        Mitsubishi truk tahun 2007 Rp45 juta

8.        Mitsubishi truk tahun 2012 Rp50 juta

9.        Mitsubsihi truk tahun 2004 Rp40 juta

10.  Mitsubishi truk tahun 2003 Rp27,5 juta

11.  Mitsubishi L300 tahun 2002 Rp17,5 juta

12.   Motor Honda SPM Solo tahun 2002 Rp3,2 juta

13.  Motor Honda SPM Solo tahun 2006 Rp4,5 juta

14.  Motor Honda SPM Solo tahun 2007 Rp3 juta

15.  Motor Honda SPM Solo tahun 2015 Rp3 juta

16.  Motor Honda SPM Solo tahun 2012 Rp4,5 juta

17.  Motor Yamaha SPM Solo tahun 2005 Rp2,2 juta

18.  Mobil Toyota Land Cruisher tahun 2013 Rp1,3 miliar

Dalam laporan itu, Gatut tercatat memiliki harga bergerak lainnya senilai Rp1,7 miliar. Kemudian kas dan setara kas Rp592 juta. Gatut juga tidak tercatat mempunyai utang.

Terkait OTT ini, selain menangkap Gatut, KPK juga menahan 17 orang lainnya. Dari belasan orang yang ditangkap itu, ada nama adik kandung Gatut yang juga anggota DPRD Tulungagung bernama Jatmiko Dwijo Saputro.

Sehari setelahnya atau 11 April 2026, KPK membawa Gatut Sunu Wibowo dan adiknya beserta 11 orang lainnya ke Jakarta untuk diperiksa secara intensif.

Pada tanggal yang sama, KPK mengumumkan Gatut Sunu Wibowo (GSW) beserta Dwi Yoga Ambal (YOG) selaku ajudannya sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung tahun anggaran 2025-2026.

Leave a Reply