Pemkab Karanganyar Tiadakan Open House Lebaran, ASN Fokus Keluarga

Pemkab Karanganyar Tiadakan Open House Lebaran, ASN Fokus Keluarga
Kurniadi Maulato usai dilantik sebagai Sekda Karanganyar pada Rabu (28/1/2026). (Daerah/Indah Septiyaning Wardani)

Nusatime.com, KARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memutuskan tidak menggelar open house resmi pada perayaan Hari Raya Idulfitri 2026.

Kebijakan tersebut merupakan arahan langsung Bupati Karanganyar yang disampaikan dalam rapat dinas lengkap bersama seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Kurniadi Maulato, menjelaskan keputusan ini diambil agar aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat di lingkungan Pemkab dapat lebih fokus merayakan Lebaran bersama keluarga masing-masing. Selama ini, open house di rumah dinas kepala daerah biasanya menjadi agenda rutin saat Idulfitri.

“Arahan Pak Bupati pada rapat dinas lengkap kemarin, tidak ada open house tingkat kabupaten. Aparatur diberikan kesempatan untuk bersilaturahmi dengan keluarga masing-masing,” ujarnya kepada Espos, Sabtu (14/3/2026).

Ia menegaskan, meskipun open house resmi ditiadakan, tradisi silaturahmi tetap dipersilakan secara pribadi. Para pejabat maupun ASN masih dapat menerima kunjungan keluarga dan kerabat di rumah masing-masing tanpa menggunakan fasilitas atau pengaturan resmi dari Pemkab.

Layanan Publik Tetap Siaga Saat Libur Lebaran

Dalam rapat koordinasi tersebut, jajaran OPD juga melaporkan kesiapan pelayanan masing-masing. Sejumlah layanan publik tetap dibuka selama masa libur, seperti rumah sakit, puskesmas, dan kantor catatan sipil.

Dinas terkait telah menyosialisasikan informasi mengenai jam operasional dan layanan darurat melalui surat edaran, infografis, serta flyer kepada masyarakat.

Selain itu, Pemkab Karanganyar menekankan pentingnya kesiapsiagaan aparatur selama libur Lebaran. Meski sebagian ASN menjalani cuti, jajaran pemerintah tetap diminta siaga untuk layanan publik.

“Walaupun libur, jajaran pemerintah tetap siap untuk mobilisasi apabila diperlukan, terutama mengantisipasi peningkatan kebutuhan pelayanan di masa Lebaran,” ujarnya.

Terkait penggunaan fasilitas kendaraan dinas, Sekda juga menegaskan kendaraan dinas hanya diperuntukkan bagi kepentingan kedinasan. Penggunaan untuk kepentingan pribadi harus menggunakan biaya pribadi, termasuk bahan bakar dan perawatan kendaraan.

Kurniadi menegaskan kebijakan peniadaan open house resmi merupakan langkah adaptasi terhadap dinamika Lebaran modern, di mana mobilitas masyarakat meningkat dan fokus pelayanan publik menjadi prioritas.

Pemkab Karanganyar berharap keputusan ini tidak mengurangi tradisi silaturahmi. Sebaliknya, kebijakan tersebut diharapkan memberi ruang bagi aparatur untuk merayakan Lebaran bersama keluarga secara lebih intim dan aman.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Pemkab Karanganyar optimistis pelayanan publik tetap berjalan lancar selama masa libur Lebaran, sekaligus memastikan aparatur tetap siaga untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Leave a Reply