Nusatime.com, SRAGEN — Polsek Kedawung, Kabupaten Sragen, meluncurkan inovasi bertajuk Si Kancil Alaska sebagai upaya pencegahan peredaran narkoba, perundungan (bullying), dan kenakalan remaja. Program tersebut dilakukan melalui pendekatan langsung kepada anak-anak dan remaja saat mengikuti kegiatan mengaji di musala maupun masjid.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Kedawung AKP Suyana menjelaskan Si Kancil Alaska merupakan akronim dari Polisi Kancani Tilawah Al-Qur’an Situasi Kondusif dan Aman. Program tersebut mulai dijalankan pada Senin (8/6/2026) sore di Musala Nurul Taqwa, Dukuh Randusari RT 007, Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung, Sragen.
“Si Kancil Alaska adalah implementasi Polri untuk masyarakat yang dilaksanakan setiap pekan oleh Kanit Binmas Polsek Kedawung. Pelaksanaannya dengan mendatangi anak-anak dan remaja yang sedang mengaji dan tilawah di desa binaan,” ujar Suyana kepada wartawan, Selasa (9/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, anggota kepolisian tidak hanya mendampingi anak-anak dan remaja saat mengaji, tetapi juga memberikan motivasi serta edukasi mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Materi yang disampaikan antara lain bahaya penyalahgunaan narkoba, perundungan, kenakalan remaja, pentingnya tertib berlalu lintas, hingga penggunaan media sosial secara bijak.
Menurut Suyana, pendekatan yang dilakukan saat kegiatan keagamaan diharapkan lebih mudah diterima oleh anak-anak dan remaja sehingga mereka memahami risiko berbagai perilaku negatif serta mampu menjauhinya sejak dini.
“Kami berharap anak-anak dan remaja memahami bahaya narkoba, perundungan, maupun kenakalan remaja sehingga dapat menjauhinya dan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia serta bermanfaat bagi bangsa,” katanya.
Selain memberikan edukasi, Polsek Kedawung juga menyalurkan bantuan berupa lima mushaf Al-Qur’an, 10 buku Iqra, dan 10 buku Juz Amma kepada musala yang menjadi lokasi kegiatan.
Suyana menegaskan program Si Kancil Alaska mengedepankan pendekatan humanis antara kepolisian dan masyarakat, khususnya anak-anak serta remaja. Melalui pendekatan tersebut, polisi ingin menanamkan nilai-nilai akhlak dan adab sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan sosial di lingkungan sekitar.
“Program Si Kancil Alaska adalah program yang mengedepankan pendekatan Polsek Kedawung kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, dengan menunjukkan dan meneladani bahwa akhlak dan adab lebih penting daripada ilmu. Program ini diharapkan menjadi upaya pencegahan sedini mungkin bagi anak dan remaja,” ujarnya.
Ia menjelaskan pemilihan nama Si Kancil memiliki filosofi tersendiri. Dalam cerita rakyat, kancil dikenal sebagai hewan yang cerdas, banyak akal, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan.
“Filosofi kecerdasan Si Kancil dalam program ini adalah kecerdasan dalam menangkap peluang dan mengambil kesempatan yang baik untuk masa depan,” kata Suyana.
Melalui program tersebut, Polsek Kedawung berharap dapat membangun kedekatan dengan generasi muda sekaligus memperkuat upaya pencegahan berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu masa depan anak dan remaja.

Leave a Reply