Nusatime.com, KARANGANYAR — Suradi, 68, warga Dusun Jetis Wetan, Desa Jetis, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang di saluran irigasi wilayah Jetis, Jaten.
Tim SAR gabungan menemukan korban sekitar 476 meter dari lokasi kejadian perkara (LKP) pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 22.50 WIB.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Karanganyar, Sugiharjo, menjelaskan Suradi sebelumnya diketahui berada di pinggir saluran irigasi di Dusun Jetis Kulon, Desa Jetis, Kecamatan Jaten, pada Selasa (18/8/2026) sore. Berdasarkan laporan yang diterimanya, korban keluar dari rumah dengan berjalan kaki sekitar pukul 14.00 WIB menuju pinggir sungai saluran irigasi tersebut.
Sekitar pukul 16.30 WIB, anak korban bernama Nanggit Budiyanto, mendatangi lokasi dan masih melihat Suradi duduk-duduk di pinggir sungai. Nanggit kemudian pulang sekitar pukul 17.30 WIB untuk menyalakan lampu rumah. Saat kembali ke lokasi, Suradi sudah tidak berada di tempat.
“Keluarga kemudian menemukan sandal, baju, dan tongkat milik korban yang masih berada di pinggir sungai,” kata dia kepada Epsos, Selasa malam.
Keluarga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa setempat. Laporan mengenai dugaan laka air itu kemudian diteruskan kepada unsur SAR untuk dilakukan pencarian. Sugiharjo menyebut korban diduga masuk atau terjatuh ke saluran irigasi. Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya barang-barang milik korban di tepi sungai, sementara korban tidak lagi berada di lokasi.
Tim SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas, BPBD, relawan, dan potensi SAR kemudian melakukan pencarian dengan metode penyusuran aliran sungai. Penyisiran dilakukan dengan melibatkan sekitar 10 hingga 13 personel yang turun langsung ke aliran irigasi. Para relawan menyisir dari titik yang diduga menjadi lokasi korban tercebur hingga ke arah jembatan kedua.
Upaya pencarian berlangsung hingga akhirnya korban ditemukan sekitar pukul 22.50 WIB. Berdasarkan laporan operasi SAR, Suradi ditemukan sekitar 476 meter dari LKP pada titik koordinat 07°33’24” LS dan 110°53’28” BT. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Setelah korban ditemukan, operasi pencarian dan pertolongan (Opsar) dinyatakan ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Punya Riwayat Stroke
Sugiharjo menambahkan Suradi memiliki riwayat gejala stroke. Korban juga baru pulang dari RSUD Karanganyar pada Jumat (14/8/2026), beberapa hari sebelum kejadian. Menurut keterangan keluarga, Suradi juga kerap pergi seorang diri ke pinggir sungai saluran irigasi. Keluarga biasanya hanya memantau karena korban terkadang menolak atau marah ketika diajak pulang.
Kondisi tersebut membuat keluarga tetap memantau keberadaan Suradi ketika berada di sekitar sungai. Namun, pada Selasa sore, korban akhirnya tidak ditemukan saat keluarga kembali mendatangi lokasi. Jenazah selanjutnya dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Leave a Reply