Nusatime.com, WONOGIRI — Rencana revitalisasi Pasar Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, yang sempat terbakar hebat pada September 2023 memasuki tahap lelang konstruksi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menargetkan pekerjaan fisik dimulai pada pertengahan Agustus 2026 dengan pagu anggaran mencapai Rp17 miliar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wonogiri, FX Pranata, memastikan pembangunan Pasar Slogohimo direalisasikan pada tahun anggaran 2026. Saat ini, Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) tengah melakukan evaluasi dokumen para peserta lelang.
Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Wonogiri, proses lelang konstruksi Pasar Slogohimo sempat dinyatakan gagal pada Juni 2026 sehingga dilakukan lelang ulang pada awal Juli.
“Penandatanganan kontrak kerja dijadwalkan paling cepat awal Agustus mendatang,” ujar Pranata saat ditemui Espos di Wonogiri, Jumat (24/7/2026).
Pranata menjelaskan masa pelaksanaan pembangunan diproyeksikan berlangsung selama empat setengah bulan, yakni mulai pertengahan Agustus hingga pertengahan Desember 2026.
Proyek revitalisasi tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp17 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp10 miliar dan APBD Kabupaten Wonogiri sebesar Rp7 miliar.
Selama proses pembangunan berlangsung, ratusan pedagang terdampak kebakaran tetap akan berjualan di pasar darurat yang berada di halaman parkir Pasar Slogohimo.
“Kami upayakan pada Januari tahun depan bangunan baru pasar sudah bisa ditempati dan beroperasi penuh untuk para pedagang,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) Kabupaten Wonogiri, Wahyu Widyawati, mengatakan bangunan baru Pasar Slogohimo tetap dirancang satu lantai.
Ia menjelaskan posisi bangunan pasar akan dimundurkan sekitar 14 meter dari as jalan. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung penataan kawasan pasar agar lebih tertata.
“Target kami Desember 2026 seluruh pekerjaan fisik selesai 100 persen sehingga siap diresmikan oleh Pemkab Wonogiri,” ujar Wahyu.
Seperti diketahui, Pasar Slogohimo dilalap kebakaran hebat pada September 2023. Sejak peristiwa tersebut, ratusan pedagang terpaksa beraktivitas di pasar darurat yang berada di halaman depan dan area parkir pasar sambil menunggu pembangunan kembali pasar permanen.

Leave a Reply