Telan Anggaran Rp130 Miliar, Revitalisasi Pasar Wonogiri Diusulkan Rampung 2027

Telan Anggaran Rp130 Miliar, Revitalisasi Pasar Wonogiri Diusulkan Rampung 2027
Halaman depan Pasar Wonogiri masih digunakan untuk parkir kendaraan pascakebakaran, Sabtu (25/7/2026). (Daerah/Muhammad Diky Praditia)

Nusatime.com, WONOGIRI — Rencana revitalisasi total Pasar Wonogiri yang hangus terbakar pada Oktober 2025 lalu diproyeksikan menelan anggaran hingga Rp130 miliar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri kini berupaya meminta bantuan pemerintah pusat agar pengerjaan fisik pasar tradisional tersebut bisa direalisasikan pada 2027 mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wonogiri, FX Pranata, membeberkan nominal kebutuhan anggaran sebesar Rp130 miliar tersebut mengacu pada master plan hasil studi kelayakan (feasibility study) yang telah rampung disusun. Anggaran jumbo itu bakal digunakan untuk merombak total konsep dan tata ruang fisik bangunan pasar secara menyeluruh.

Dalam perencanaan anyar, Pasar Wonogiri dipersiapkan mengusung konsep modern yang terbagi ke dalam tiga segmen atau gedung terpisah di lokasi tapak pasar yang lama. Masing-masing segmen gedung dirancang setinggi tiga lantai.

“Jadi nanti konsepnya ada tiga gedung terpisah, tetapi masih dalam satu hamparan lokasi yang sama. Desain zonasi terpisah seperti ini jauh lebih aman dari risiko insiden kebakaran beruntun dan mempermudah sirkulasi pengunjung maupun pedagang dibanding bangunan lama,” kata Pranata saat ditemui Espos di Wonogiri, Jumat (24/7/2026).

Usung Konsep Modern dan Lebih Aman

Pranata menjelaskan, pembagian tiga segmen gedung tersebut disesuaikan dengan pengelompokan jenis barang dagangan. Pola penataan zonasi ini dinilai mampu membuat atmosfer pasar tradisional menjadi jauh lebih bersih, rapi, dan representatif.

Kendati demikian, Pranata tak menampik kebutuhan dana Rp130 miliar tidak mungkin hanya bersandar pada kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Wonogiri semata. Oleh karena itu, Pemkab Wonogiri menjalin komunikasi intensif dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna menyuntikkan dana pendampingan.

Menurutnya, pemerintah pusat telah memberikan sinyal positif terkait peluang pengucuran bantuan keuangan untuk proyek revitalisasi Pasar Wonogiri.

“Kapasitas APBD kita jelas terbatas. Pak Bupati sudah berkomunikasi langsung ke pemerintah pusatz Kami mengupayakan dan semoga tahun anggaran 2027 mendatang bantuan dana pusat bisa disetujui,” pungkas dia.

Leave a Reply