Usaha Katering di Semarang Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta

Usaha Katering di Semarang Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta
Kondisi tempat usaha catering di Kelurahan Kudu, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang hangus terbakar. Selasa (18/8/2026) (Dok. Damkar Kota Semarang)

Nusatime.com, SEMARANG — Tempat usaha katering di Jalan Gemah Sari Raya XII Nomor 223, Kelurahan Kedungmundu, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, hangus terbakar pada Selasa (18/8/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu kebocoran regulator gas LPG saat karyawan sedang memasak.

Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 06.20 WIB. Saat itu, karyawan katering sedang melakukan aktivitas memasak.

“Api pertama kali terlihat keluar dari selang regulator gas LPG. Api kemudian menyambar tumpukan karton box makanan sehingga dengan cepat membesar,” kata Tantri saat dihubungi Espos, Selasa.

Melihat api yang semakin membesar, salah satu karyawan kemudian menghubungi Damkar Kota Semarang melalui layanan WhatsApp. Laporan tersebut langsung diteruskan kepada Danton 1 untuk ditindaklanjuti.

“Setelah menerima laporan, kami mengerahkan personel dari Pos Pedurungan, Pos Semarang Timur, dan induk untuk melakukan pemadaman,” paparnya.

Sebanyak lima armada dan 25 orang petugas dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas langsung berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.

“Proses pemadaman selesai sekitar pukul 07.44 WIB. Luas area yang terbakar sekitar 70 meter persegi, dengan panjang 10 meter dan lebar 7 meter,” ungkapnya.

Tantri menyebut tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, seluruh bagian usaha katering yang terbakar mengalami kerusakan dan sejumlah peralatan lainnya hangus. Akibat insiden ini, usaha katering tersebut mengalami kerugian sekitar Rp200 juta.

Selain menghanguskan bangunan dan peralatan usaha katering, kobaran api juga berdampak pada satu unit mobil yang sedang terparkir. Namun, api hanya mengenai bagian belakang mobil setelah berhasil dipadamkan petugas Damkar.

“Tidak ada korban jiwa. Untuk penyebabnya sementara karena regulator gas bocor saat proses memasak. Lokasi yang terbakar merupakan usaha katering,” tandasnya.

Leave a Reply