Nusatime.com, WONOGIRI — Pelaku usaha jasa pariwisata di Kabupaten Wonogiri memprediksi jumlah kunjungan wisatawan akan meningkat signifikan selama libur Lebaran 2026. Berbagai persiapan mulai dilakukan, mulai dari penambahan tenaga kerja hingga ketersediaan stok bahan baku makanan untuk mengantisipasi serbuan pemudik.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Wonogiri, Imam Santoso, mengungkapkan para pelaku usaha pariwisata di daerah tersebut sudah mulai bersiap sejak dini. Hotel dan penginapan, baik di pusat kota maupun di sekitar objek wisata, terus meningkatkan kesiapan fasilitas.
“Hotel, penginapan, dan restoran mulai menyiapkan berbagai hal, mulai dari peningkatan fasilitas, penambahan stok bahan makanan, sampai pengaturan jadwal kerja karyawan,” kata Imam saat dihubungi Espos, Jumat (13/3/2026).
Imam menjelaskan, Wonogiri sebagai daerah basis perantau diprediksi akan menerima arus kedatangan warga yang masif dari berbagai kota besar, khususnya Jabodetabek. Terlebih, momentum Lebaran tahun ini bertepatan dengan bulan baik dalam tradisi Jawa untuk menggelar hajatan, yang dipastikan bakal memacu aktivitas ekonomi sektor kuliner.
Pasokan Ikan Nila dan Patin di Gajah Mungkur Ditambah
Salah satu pelaku usaha kuliner di kawasan wisata Waduk Gajah Mungkur, Sugiyanto, memperkirakan jumlah pengunjung di rumah makannya bisa menembus 600 orang per hari selama libur Lebaran. Angka ini melonjak tajam dibandingkan hari biasa.
“Untuk kebutuhan ikan air tawar seperti nila dan patin bisa mencapai sekitar 1,5 kuintal per hari saat Lebaran,” ujar Sugiyanto. Beruntung, ia memiliki usaha budidaya ikan mandiri sehingga pasokan untuk sajian utama bagi pengunjung tetap aman meski permintaan meningkat tajam.
Di sisi lain, pengelola objek wisata Waduk Gajah Mungkur juga tidak tinggal diam. Direktur PT Giri Aneka Usaha, Suharsono, menyebut pihaknya telah menyiapkan sekitar 56.000 tiket masuk selama periode libur panjang tersebut.
Selain panorama alam, daya tarik utama yang disiapkan adalah berbagai agenda hiburan dan kegiatan budaya untuk memanjakan wisatawan. “Salah satu kegiatan yang akan digelar adalah tradisi andum ketupat,” pungkas Suharsono.

Leave a Reply