208 Bhabinkamtibmas di Sragen Diminta Pantau Medsos dan Petakan Gen Z

208 Bhabinkamtibmas di Sragen Diminta Pantau Medsos dan Petakan Gen Z
Para Bhabinkamtibmas Sragen memgikuti apel di halamam Mapolsek Masaran, Sragen, Rabu (5/8/2026)

Nusatime.com, SRAGEN — Sebanyak 208 personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di Kabupaten Sragen mendapat tugas baru untuk aktif memantau media sosial (medsos) di wilayah desa dan kelurahan binaan masing-masing. Mereka juga diminta memetakan karakter Generasi Z dan Generasi Alpha sebagai langkah antisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Arahan tersebut disampaikan Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari saat memimpin apel Bhabinkamtibmas di halaman Polsek Masaran, Sragen, Rabu (5/8/2026). Apel yang diikuti ratusan personel itu sekaligus menjadi momentum konsolidasi dalam menyikapi perkembangan situasi keamanan di masyarakat.

Kapolres mengatakan Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak pelayanan Polri di tingkat desa karena menjadi personel yang paling dekat dengan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban sangat ditentukan oleh kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga.

Ia menjelaskan apel dilaksanakan berdasarkan pembagian wilayah kawedanan agar pembinaan terhadap seluruh personel dapat dilakukan secara lebih efektif.

Kapolres meminta seluruh Bhabinkamtibmas, bersama personel Intelkam, tidak hanya mengandalkan informasi formal, tetapi juga aktif memantau perkembangan di media sosial sebagai bagian dari deteksi dini potensi gangguan kamtibmas.

Menurut Dewiana, berbagai persoalan di masyarakat kerap lebih dulu muncul di ruang digital sebelum dilaporkan secara resmi kepada kepolisian. Karena itu, kecepatan membaca informasi dan merespons keluhan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelayanan kepolisian.

Ia mencontohkan keberhasilan pengungkapan kasus pencurian yang berawal dari unggahan warga di media sosial. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti hingga pelaku berhasil diamankan.

Media Sosial Jadi Sarana Deteksi Dini

Selain memperkuat deteksi dini, Kapolres mengarahkan seluruh Bhabinkamtibmas mulai memetakan karakter masyarakat di wilayah binaannya, terutama kelompok generasi milenial, Generasi Z, dan Generasi Alpha.

Menurutnya, pendekatan kepada kelompok usia produktif perlu dilakukan dengan metode yang relevan dengan perkembangan zaman agar pesan-pesan kamtibmas lebih mudah diterima.

Kapolres juga mendorong jajaran Polsek mengembangkan kegiatan yang dekat dengan minat generasi muda, termasuk memanfaatkan komunitas gim daring sebagai sarana membangun komunikasi dan kedekatan antara polisi dengan masyarakat.

Leave a Reply