Nusatime.com, SOLO — Wali Kota Solo Respati Ardi menindaklanjuti aduan terkait dugaan tindakan kasar yang dilakukan oknum guru terhadap murid di SD Negeri Harjodipuran. Oknum guru tersebut mendapatkan sanksi dari Pemkot Solo.
Peristiwa ini diketahui setelah orang tua murid meluapkan kekecewaannya di media sosial karena oknum guru diduga memperlakukan anaknya dengan kurang baik. Respati kemudian datang langsung ke sekolah dan mempertemukan oknum guru dengan orang tua murid pada Kamis (10/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Respati menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua murid atas kejadian yang menimpa anaknya. Dia memastikan akan memberikan sanksi agar menjadi peringatan kepada oknum guru yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
“Kami beri sanksi guru tersebut supaya menjadi peringatan agar tetap sabar memperlakukan anak. Karena mendidik anak perlu sentuhan yang lebih baik, jika memberi hukuman juga harus dengan maksud mendidik,” kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima Espos, Jumat (11/9/2026).
Respati memastikan Pemkot Solo juga akan memberikan pendampingan kepada murid yang menjadi korban. Upaya itu dilakukan untuk mengurangi trauma yang dialami murid.
“Untuk anak yang terdampak, kita tambahkan psikolog klinis untuk trauma healing agar tidak ada trauma lagi,” jelasnya.
Respati memastikan akan terus melakukan pembenahan pada sistem pendidikan negeri di Kota Solo. Saat ini, dia tengah berupaya mentransformasi pendidikan negeri agar setiap anak berhak mendapatkan kualitas pendidikan yang baik dan terjangkau.
“Oleh karena itu, penanganan aduan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Solo dalam memastikan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak,” papar dia.
Menurut dia, transformasi pendidikan negeri di Kota Solo tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan sarana prasarana, tetapi juga membangun lingkungan sekolah yang mampu memberikan rasa aman serta memperhatikan kebutuhan dan hak setiap murid.
“Kami terus fokus ke depannya agar kepuasan masyarakat terhadap sekolah negeri menjadi tinggi sekali. Dan kami berkomitmen untuk segera mengoreksi kinerja guru kami agar orang tua lebih percaya lagi dan ini menjadi pelajaran kita semua agar bisa mengoreksi kinerja,” jelas dia.

Leave a Reply