Ribuan Wisatawan Rebut Gunungan Ketupat di Waduk Gajah Mungkur

Ribuan Wisatawan Rebut Gunungan Ketupat di Waduk Gajah Mungkur
Tradisi andum ketupat kembali digelar di objek wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri, Senin (23/3/2026). Ribuan pengunjung yang memadati objek wisata tersebut antusias berebut gunungan ketupat yang dibagikan secara gratis. (Daerah/Muhammad Diky Praditia)

Nusatime.com, WONOGIRI — Tradisi andum ketupat kembali digelar di kawasan wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri, Senin (23/3/2026). Ribuan pengunjung yang memadati objek wisata tersebut antusias berebut gunungan ketupat yang dibagikan secara gratis.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, ketupat yang disusun dalam bentuk gunungan tidak hanya berisi makanan, tetapi juga uang tunai mulai Rp5.000. Ketupat tersebut dilempar dari atas panggung oleh Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, bersama jajaran Forkopimda dan pengelola wisata.

Pantauan Espos menunjukkan ratusan orang dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang dewasa, berdesakan untuk mendapatkan ketupat. Selain ketupat berisi uang, sayuran seperti kacang panjang dan terong yang turut disusun dalam gunungan juga dibagikan kepada pengunjung.

Setyo mengatakan tradisi andum ketupat merupakan agenda tahunan di Waduk Gajah Mungkur yang digelar setiap momentum Lebaran.

“Ini bagian dari tradisi sekaligus hiburan bagi masyarakat. Harapannya bisa menambah daya tarik wisata di Wonogiri,” kata Setyo dalam sambutannya sebelum pembagian ketupat.

Ia juga berharap momentum libur Lebaran dapat dimanfaatkan wisatawan untuk berbelanja di kawasan wisata maupun sekitarnya sehingga mampu mendorong perputaran ekonomi daerah.

“Dengan banyaknya wisatawan yang datang dan berbelanja, diharapkan ekonomi masyarakat bisa bergerak dan meningkat,” katanya.

Direktur PT Giri Aneka Usaha (GAU), Suharsono, menambahkan selain tradisi andum ketupat, pengelola juga menyiapkan berbagai doorprize untuk pengunjung.

Salah satu hadiah utama yang disediakan adalah sepeda motor matik yang diundi dari tiket masuk wisatawan.

Sementara itu, jumlah kunjungan wisatawan ke Waduk Gajah Mungkur pada hari tersebut terpantau tinggi. Ribuan orang datang sejak pagi untuk menikmati berbagai wahana dan pemandangan waduk.

Salah satu pengunjung, Budi, mengaku datang bersama rombongan keluarga dari Karanganyar untuk berwisata di Waduk Gajah Mungkur.

“Sekarang sudah jauh lebih bagus dibanding dulu. Saya baru tahu ada jembatan kaca. Tata ruangnya juga bagus dan pemandangannya indah,” ujarnya.

Meski demikian, Budi berharap pengelola dapat menambah pepohonan di area parkir maupun kawasan pengunjung agar suasana lebih rindang dan nyaman.

Leave a Reply